Fondasi tiang pancang adalah komponen struktur berupa tiang yang berinteraksi langsung dengan tanah yang berfungsi sebagai penopang akhir dan menyalurkan beban dari struktur jembatan ke tanah. Penelitian ini mengkaji fondasi tiang pancang beton precast sehubungan dengan panjang atau kedalaman tiang pancang yang diperlukan untuk suatu struktur jembatan yang dikaitkan dengan pemancangan tiang pancang tersebut. Dalam pelaksanaan pemancangan, panjang tiang pancang sudah ditentukan sesuai perencanaan, termasuk jumlah titik pemancangan atau satu kelompok tiang terdiri dari beberapa titik pemancangan dan satu titik pemancangan dengan kedalaman tiang tertentu. Tetapi dalam proses pelaksanaan terjadi ketidaksesuaian dengan rencana yaitu panjang tiang masih kurang atau mungkin berlebihan. Pada saat perencanaan daya dukung tiang, digunakan persamaan Q = qcF/Fkl + Kk/Fk2 dengan data tanah berdasarkan hasil sondir. Formula dinamik telah banyak digunakan untuk meramalkan kapasitas tiang pancang. Diperlukan suatu cara di lapangan untuk menentukan apakah sebuah tiang pancang telah mencapai nilai dukung yang cukup selain hanya dengan pemancangannya ke kedalaman yang telah ditentukan sebelumnya. Formula dasar untuk perhitungan kapasitas tiang pancang dinamik yang disebut formula tiang pancang rasional dan beberapa formula tiang pancang dinamik digunakan dalam tulisan ini. Pada saat perencanaan, daya dukung tiang pancang pada kedalaman 9 m sebesar P = 16,998 ton. Korelasi daya dukung secara teoritis pada data sondir (SPT) dan daya dukung tiang pancang pada saat pemancangan (rumus dinamis), merupakan angka korelasi perbandingan antara daya dukung ultimit berdasarkan sondir berbanding daya dukung ultimit berdasarkan rumus dinamis pada saat pemancangan. Kata-kata kunci: tiang pancang, daya dukung, korelasi
Copyrights © 2014