Kinerja aparat pemerintah yang profesional dan berkualitas berperan besar dalam mewujudkan pembangunan suatu wilayah. Salah satu faktor yang mendukung agar aparat pemerintah dapat bekerja secara profesional dan berkualitas adalah tempat di mana ia bekerja dalam hal ini adalah gedung kantor. Maka dari itu pemeliharaan Gedung Kantor Walikota Singkawang sangat penting, karena seiring dengan bertambahnya usia bangunan kinerja bangunan gedung dapat menurun oleh berbagai sebab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kerusakan ruangan-ruangan sekaligus menghitung besarnya kebutuhan biaya pemeliharaan yang diperlukan dan skala prioritas penanganan pemeliharaan pada bangunan gedung Kantor Walikota Singkawang. Penentuan skala prioritas mengunakan sistem pengambilan keputusan yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). Analisis data menggunakan program aplikasi spreadsheet Microsoft Office Excel 2007. Penilaian dilakukan terhadap ruang kantor yang ada di Kantor Walikota Singkawang oleh 20 responden. Dimana penilaian dilihat dari komponen Fisik, Dana, Sumber Daya dan Fungsi Ruang. Komponen Fisik terdiri atas elemen Struktur, Arsitek dan Utilitas Bangunan; Komponen Dana terdiri dari Sekretariat Daerah dan Dinas Teknis; Komponen Sumber Daya terdiri dari Jumlah Pegawai dan Luas Ruang dan; Komponen Fungsi ruang terdiri atas Ruang Rapat, Ruang Penghubung dan Ruang Kerja.Dari hasil pembobotan alternatif global untuk prioritas pemeliharaan bangunan gedung kantor Walikota sebagai prioritas adalah : 1) Area Kantor Walikota dengan bobot 0,2545, 2) Area Kantor Asisten III dengan bobot 0,2457, 3) Area Kantor Wakil Walikota dengan bobot 0,2403, 4) Area Kantor Asisten I dengan bobot 0,1044, 5) Area Kantor Asisten II dengan bobot 0,0868 6) Area Kantor Sekretaris Daerah dengan bobot 0,0683.
Copyrights © 2015