Jurnal Teknik Sipil
Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Juni 2014

ANALISIS PENENTUAN SKALA PRIORITAS JALAN KABUPATEN SAMBAS BERDASARKAN METODE IRAP

Yuniasih, Erika (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Jun 2014

Abstract

Jalan dan Jembatan merupakan prasarana transportasi yang penting untuk menunjang kelancaran mobilitas orang, barang dan jasa serta dalam rangka peningkatan sosial ekonomi masyarakat serta membuka akses daerah terpencil dan tertinggal. Pelaksanaan penanganan jalan di Kabupaten Sambas, masih banyaknya jalan yang belum mendapat penanganan baik pemeliharaan maupun peningkatan, aspirasi masyarakat melalui Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) di tingkat desa dan kecamatan hanya sebagian kecil yang direalisasikan dalam APBD karena terbatasnya anggaran APBD dan penentuan skala prioritas yang telah dilakukan selama ini masih didominasi kebijaksanaan pengambil keputusan dalam menetapkan kebijakan yaitu memprioritaskan penanganan proyek jalan yang belum mendapat penanganan dengan mengesampingkan kriteria teknis, manfaat dan biaya.Dengan demikian perlu adanya metode penentuan prioritas penanganan jalan sesuaikebutuhan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode IRAP, dengan tiga puluh satu ruas jalan sebagai objek penelitian.Proses analisis serta penentuan dalam prioritas Nilai Manfaat Jalanadalah dengan suatu proses analisa sederhana dengan menggunakan variabel Nilai Indikator dan Bobot Indikator yang diperoleh dengan penyebaran kuesioner kepada masyarakatsekitar jalan yang mewakili seluruh kepentingan masyarakat, selain itu juga penyebaran kuesioner kepada stakeholder dan hasil pengamatan. Indikator yang ditetapkan sebagai pertimbangan disesuaikan dengan keadaan desa yang dilewati oleh tiga puluh satu ruas jalan kabupaten yang bersangkutan. Dari hasil analisis didapatkan urutan prioritas nilai manfaat jalan terbesar adalah Jalan IKK Pemangkat dengan NMJ sebesar 17,07, seterusnya sampai yang nilai manfaat jalan terkecil adalah Jalan Selakau Tua-Selobat dengan NMJ sebesar 5,64. Penanganan berkelanjutan di dapat dari perhitungan analisis regresi kondisi baik jalan tahun 2008-2014, dengan uji korelasi X dan Y yang signifikan, didapatkan volume panjang untuk setiap tahunnya dari tahun 2015 sampai dengan 2019 sepanjang 19,187 km untuk penanganan secara peningkatan dan untuk pemeliharaan didapat dari kondisi sedang dengan setiap tahunnya, tahun 2015 sampai dengan 2019 sepanjang 11,245 km. Penanganan peningkatan dan pemeliharaan untuk tahun 2015 sampai dengan 2019 di lihat dari urutan prioritas dari metode IRAP. Dalam merencanakan penanganan jalan kabupaten sebaiknya melibatkan partisipasi penduduk setempat agar tumbuh tanggung jawab masyarakat dalam membangun dan memelihara infrastruktur jalan kabupaten, dalam hal ini adalah metode IRAP.Namun metode ini tidak bermaksud untuk menghilangkan metode yang telah ada lebih dahulu tetapi bersifat untuk mendukung metode yang telah ada tersebut dan bersifat memperkuat analisis terhadap kebutuhan perbaikan/intervensi suatu infrastruktur jalan. Kata Kunci : Jalan Kabupaten, Metode IRAP, Penanganan Berkelanjutan

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jtsuntan

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi peneliti yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, peneltian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. ...