Semua penyakit dapat mempengaruhi kualitas hidup, termasuk penyakit yang disebabkan oleh gangguansistem endokrin, seperti ulkus diabetik. Keadaan ini berkaitan dengan keterbatasan dalam melakukanaktivitas, disabilitas dan gangguan pergerakan. Penelitian ini merupakan penelitian desriptif denganmenggunakan desain cross sectional study. Responden penelitian ini adalah pasien dengan ulkus diabetikdengan grade 2 keatas sebanyak 33 orang yang diperoleh dengan metode concecutive sampling. Kuesioneryang digunakan adalah Kuesioner Kualitas Hidup yang diadopsi peneliti dari kuesioner baku WHOQoL-Brefversi 2004. Hasil penelitian menunjukkan secara umum kualitas responden berada pada kategori kurang,dengan jumlah 19 responden (57,6%). Ditinjau dari dimensi kesehatan fisik, kualitas hidup responden beradapada kategori kurang (75,8%). Ditinjau dari dimensi kesehatan psikologis, kualitas hidup responden beradapada kategori baik (51,5%). Ditinjau dari dimensi hubungan sosial, kualitas hidup responden berada padakategori baik (90,9%) dan dari dimensi lingkungan, kualitas hidup responden berada pada kategori kurang(57,6%). Peneliti menyarankan kepada pasien yang mengalami ulkus diabetik, khususnya yang berkunjungke Poliklinik Endokrin BLU RSUDZA agar senantiasa mengontrol kadar gula darah secara teratur, menjagapola makanan, aktivitas teratur, serta menjaga kebersihan luka ulkus diabetik dan kebersihan lingkungan,agar kondisi kesehatan tetap terjaga serta menghindari komplikasi yang tidak diinginkan.Kata kunci: kualitas hidup, ulkus diabetik, RSUDZA
Copyrights © 2013