Jurnal Kesehatan Olahraga
Vol 2, No 2 (2014): Edisi Yudisium 2 2014

KONTRIBUSI KEMAMPUAN PASSING MIDFIELDER ASING DAN LOKAL TERHADAP PERMAINAN TIM (STUDI PADA KLUB DELTRAS FC)

NUGRAHA, FAIZAL (Jurnal Online Program Studi S-1 Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UNESA)



Article Info

Publish Date
06 Mar 2014

Abstract

Sebagai pemain sepakbola harus memenuhi syarat baik sebagai individumaupun sebagai anggota kesebelasan, artinya sebagai individu seorang pemainharus mampu menguasai teknik sepakbola yang di perankannya itu. Sebagaimidfielder harus mempunyai kemampuan Passing yang baik dan dapat mengaturritme permainan serta memberi umpan-umpan matang kepada para straiker. Untukmengetahui bahwa pemain itu merupakan pemain yang bagus, salah satunya dapatdilihat dari segi teknik. Jika dari teknik tersebut sudah tidak bagus, bisa dikatakanpemain itu akan kesulitan dalam bermain sepakbola. Tanpa penguasaan teknikyang baik tidak mungkin pemain dapat menguasai / mengontrol bola dengan baik.Dan tanpa kemampuan menguasai bola dengan baik, tidak mungkin seorangpemain dapat menciptakan kerja sama dengan pemain lain. Sebagai seorangmidfielder mereka harus memiliki kemampuan Passing yang baik. Midfielder ataupemain gelandang adalah sentral dari sebuah permainan. Seorang midfielderbertugas untuk mengatur sebuah serangan maupun dalam bertahan. AkurasiPassing harus terukur dan pasti.Tujuannya adalah: Untuk mengetahui kemampuan Passing midfielder asingdan lokal pada pemain Deltras FC. Sasaran penelitian adalah Tim Klub Deltras FCSidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodedesktiptif.Dari data yang dikumpulkan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Untukmengukur kemampuan passing midfielder asing dan lokal di Tim Deltrashendaknya sering dipantau dalam setiap pertandingan dan diukur, sehinggapemain lokal akan tahu kelebihan dan kekurangannya. 2) Pemain asing dalammengusai teknik midfielder sangat baik dalam 3 kali pertandingan yaitu 324 kalibanyak aktifitas dengan frekuensi yang berhasil sebanyak 276 sebesar 85,19%,dan untuk pemain lokal adalah sebanyak 198 kali aktifitas dengan frekuensi yangberhasil sebanyak 164 sebesar 82,83%. 3) Kesalahan atau kegagalan dalammenguasai teknik midfielder dalam 3 kali pertandingan yaitu 324 banyak aktifitasdengan frekuensi yang gagal sebanyak 48 sebesar 14,81%, dan untuk pemainlokal adalah sebanyak 198 kali aktifitas mempunyai frekuensi yang gagalsebanyak 34 sebesar 17,17%.Kata Kunci : Kemampuan, Passing Midfielder, Sepakbola.

Copyrights © 2014