Abstrak Ekofeminisme merupakan kajian yang dapat membongkar adanya praktik dan model-model dominasi yang dilakukan oleh para nelayan pemilik modal untuk menguasai alam, perempuan dan nelayan tradisional yang terdapat dalam novel Dari Rahim Ombak karya Tison Sahabuddin Bungin. Praktik tersebut yang menjadi penyebab timbulnya kerusakan ekosistem laut dan dunia maritim yang ada di Pulau Bungin. Ekofeminisme sosial-transformatif yang dipelopori oleh Maria Mies dan Vandana Shiva di sini menjadi solusi pemecahan masalah ekologi yang tepat, karena telah memberikan tempat bagi perempuan dan laki-laki untuk berbagi tanggung jawab dalam menjawab kebutuhan penyelamatan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menguraikan pola-pola konsep pemikiran ekofeminisme sosial-transformatif yang ada dalam novel Dari Rahim Ombak karya Tison Sahabuddin Bungin, yang meliputi: (1) bentuk relasi dominasi budaya patriarki terhadap alam dan perempuan, (2) upaya keberlanjutan perjuangan perempuan, dan (3) bentuk kerjasama beberapa tokoh dalam menjawab kebutuhan penyelamatan alam.Pendekatan dalam penelitian ini bersifat interdispliner dan multidispliner karena menggabungkan dua displin ilmu yaitu ekologi dan feminis. Data penelitian ini berupa teks tertulis meliputi paragraf dan dialaog yang berkaitan dengan permasalahan ekologi dan feminis yang terdapat dalam novel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif analisis. Adapun instrumen penelitian yaitu berupa tabel klasifikasi data yang disusun berdasarkan fokus dan subfokus penelitian.Hasil dari penelitian ini yaitu meliputi, (1) tindakan eksploitasi berlebih nelayan pemilik modal dengan menggunakan bahan-bahan kimia, tidak hanya membawa dampak pada kerusakan ekosistem laut tetapi juga ekosistem kehidupan manusia. Nelayan perempuan di Pulau Bungin dianggap sebagai pihak yang terkena dampak buruk lebih besar dari adanya kerusakan alam yang terjadi karena ruang kerja dan tanggung jawab perempuan yang cukup dekat dengan segala proses alam, (2) upaya konservasi dan reklamasi Jurmini untuk menyelamatkan dan memulihkan kembali potensi ekosistem laut dan dunia maritim di Pulau Bungin, (3) bentuk kerjasama Anjul bersama pemerintah, nelayan, pemuda dan penduduk setempat dalam melakukan upaya konservasi ekosistem terumbu karang. Kata kunci: penyelamatan alam, perempuan, ekofeminisme sosial-transformatif, Maria Mies dan Vandana Shiva. Abstract Ecofeminism is a study which uncover the existence of practices and models of domination carried by fishermen who own financial capital to control nature, women, and traditional fishermen in the novel Dari Rahim Ombak written by Tison Sahabuddin Bungin. The pracrice of controlling nature did by the fishermen who own financial capital caused destruction of marine ecosystem and maritime in Bungin Island. The social-transformative eco-feminism pioneered by Maria Mies and Vandana Shiva in this study is the appropriate solution to solve ecological problems because it provides a space for women and men to share responsibility in responding the need of nature saving. This study aims to examine and describe the patterns of social-transformative ecofeminism concepts in the novel Dari Rahim Ombak, written by Tison Sahabuddin Bungin which includes: (1) the form of patriarchal cultural domination towards nature and women, (2) efforts to sustain women?s struggle, and (3) forms of cooperation between several figures in answering the need of nature saving. The approaches of this study are interdisciplinary and multidisciplinary because it combines two disciplines of science, namely ecology and feminism. The data of this research are written texts covering paragraphs and diagrams related to the ecological and feminist problems contain in the novel. Data collection techniques used in this study is literature study. The data analysis technique used is descriptive analysis technique. The research instrument is in the form of a data classification table compiled based on the focus and sub-focus of the study. The results of this study include, (1) the act of over-exploitation of fishermen who own financial capital by using chemicals substantion, not only have an impact on the destruction of marine ecosystems but also the ecosystem of human life. Women fishermen on Bungin Island are considered to be those who are badly affected more than the natural damage that occurs due to womens work space and responsibilities which are quite close to all natural processes, (2) Jurminis conservation and reclamation efforts to save and restore the ecosystem potential sea ??and maritime world on Bungin Island, (3) a form of Anjul?s cooperation with the government, fishermen, youth and local residents in making efforts to conserve coral reef ecosystems. Keywords : nature saving, women, socio-transformative ecofeminism, Maria Mies and Vandana Shiva
Copyrights © 2018