APRON
Vol 1, No 9 (2016): Volume 1 Nomor 9 (2016)

BENTUK DAN MAKNA SIMBOLIS RODDAT SHOLAWAT BISYAHRI DALAM HADRAH ISHARI DESA SOOKO KABUPATEN GRESIK

LESTARI, VIENDA (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2016

Abstract

ABSTRAK   Hadrah ISHARI Desa Sooko Kecamatan Wringinanom merupakan Hadrah ISHARI yang memiliki ciri khas dalam bentuk penyajiannya, seperti: (1) Gerak tari (Roddat) lebih variatif yaitu selalu berkembang dan memberikan gerak-gerak tambahan, seperti duduk sujud dan tolehan kepala.. (2) Konsisten dalam bergerak di tunjukkan dengan meratakan dan menyamakan porsi atau batasan dalam bergerak. (3) Hadrah ISHARI Desa Sooko banyak didukung kaum muda, sehingga memungkinkan untuk mengembangkan tarian yang lebih variatif dan tidak mempengaruhi makna di dalamnya.  Penelitianm ini membahas tentang (1) bentuk gerak Roddat Sholawat Bisyahri dalam Hadrah ISHARI Desa Sooko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik, (2) Makna simbolis gerak Roddat Sholawat Bisyahri dalam Hadrah ISHARI Desa Sooko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik. Pembahasan masalah dalam penelitian ini menggunakan teori bentuk dan teori makna. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk mengetahui validitas data penulis menggunakan tehnik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Tehnik analisis data menggunakan analisis berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa, bentuk gerak Roddat Sholawat Bisyahri ada dua macam yaitu Roddat badan dan Roddat tangan. Motif gerak terdiri atas: sujud penghormatan, duduk bersimpuh, duduk setengah berdiri, lafadz dan sendakep toleh. Struktur gerak Roddat dibangun melalui proses gerak yang diawali dengan sujud penghormatan. Pada bagian isi struktur gerak terdiri atas motif duduk bersimpuh, duduk setengah berdiri, lafadz dan sendakep toleh. Makna representatif bentuk gerak Roddat adalah seluruh makhluk yang ada di antara langit dan bumi bertasbih mengagungkan dan menyucikan Allah SWT. Secara diskursif makna gerak Roddat Sholawat Bisyahri di dasarkan pada kecrek, Roddat tangan dan Roddat badan. Kecrek merupakan bentuk rasa gembira atas kelahiran Nabi Muhammad karena hal itu merupakan Anugrah terbesar yang dikaruniakan Allah SWT kepada ummat manusia. Makna gerak Roddat tangan dan Roddat badan Sholawat Bisyahri bagaikan melukiskan lafadz Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Simpulan penelitian ini adalah bahwa Hadrah ISHARI Desa Sooko memiliki bentuk gerak Roddat yang terdiri dari Roddat tangan dan Roddat badan. Bentuk Roddat tersebut memiliki makna bagi kehidupan sosial agama masyarakat luas terutama masyarakat di Desa Sooko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik.   Kata Kunci : Bentuk dan Makna

Copyrights © 2016