Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan struktur lakon dalam pertunjukan ?Sayemboro Sodo Lanang? yang dipentaskan oleh kelompok seniman wayang topeng Malang di padepokan Asmorobangun. Sebagai salah satu pertunjukan tradisional, wayang topeng Malang selalu dipentaskan dengan cara tidak menggunakan naskah tertulis, melainkan secara lisan dan mengandalkan kemampuan ingatan dari seorang Dalang. Analisis struktur lakon secara otomatis mendorong peneliti melakukan transkip naskah lakon, diharapkan mampu memperjelas pemahaman tentang lakon wayang Topeng.Rumusan masalah pertunjukan ?Sayemboro Sodo Lanang? ialah bagaimana struktur lakon tersebut. Untuk dapat menganalisis permasalahan tersebut maka diperlukan adanya metode atau suatu cara yang nantinya diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih baik. Pada ?Struktur Lakon Sayemboro Sodo Lanang? metode yang digunakan merupakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Dalam metode penelitian kualitatif tersebut maka didapat data-data yang sifatnya deskriptif. Data-data tersebut dikumpulkan dengan beberapa cara yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka.Hasil dari pencapaian penelitian ini adalah mengenai tema, alur, dan penokohan. Di lihat dari pertunjukannya, lakon ?Sayemboro Sodo Lanang? mengandung unsur tema kepemimpinan atau nilai-nilai leluhur. Alur lakon ini memiliki alur linier, alur tersebut dapat dilihat dari urutan-urutan adegan dan cerita yang ditampilkan dalam lakon yang dimulai dari tahap eksposisi, komplikasi, klimaks dan resolusi. Untuk penokohan lakon ini mempunyai tiga jenis yang meliputi tokoh protagonis, antagonis, dan tritagonis.Kata kunci: Struktur lakon, Wayang Topeng Malang, Sayemboro Sodo lanang.
Copyrights © 2018