Swamedikasi atau pengobatan sendiri adalah menyembuhkan sebuah penyakitsendiri yang dilakukan di seluruh dunia, tetapi penggunaan obat yang tidak tepat menjadihal yang harus diperhatikan. Batuk merupakan salah satu penyakit ringan yang bisa diatasidengan swamedikasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui ketepatan swamedikasi batukpada pelajar sekolah menengah atas non kesehatan di Kecamatan Pontianak Selatan yangmeliputi tepat obat, tepat indikasi, tepat dosis, dan tepat pasien. Penelitian ini merupakanpenelitian observasional dengan menggunakan rancangan penelitiannya adalah potonglintang (cross sectional) yang bersifat deskriptif. Teknik pengambilan sampelmenggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan denganwawancara kepada 344 responden. Obat yang paling banyak digunakan untuk swamedikasibatuk adalah golongan ekspektoran. Persentase ketepatan swamedikasi batuk pada pelajarsekolah menengah atas non kesehatan di Kecamatan Pontianak Selatan periode 2018/2019adalah 86,5% tepat obat; 71,75% tepat indikasi; 83,25% tepat pasien; dan 33,25% tepatdosis. Kesimpulannya adalah tidak semua responden yang melakukan swamedikasi batuktepat berdasarkan tepat obat, tepat indikasi, tepat dosis, dan tepat pasien. Kata kunci : Batuk, Ketepatan, Swamedikasi, Pelajar, SMA, Remaja
Copyrights © 2019