Swamedikasi merupakan upaya yang dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakitminor tanpa resep dokter. Diare akut merupakan salah satu penyakit minor yang dapat dilakukanswamedikasi. Swamedikasi dapat membahayakan kesehatan apabila tidak dilakukan denganbenar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pola dan tingkat pengetahuan swamedikasi diare akutpada anak oleh ibu-ibu PKK. Responden yang ikut serta dalam penelitian sebanyak 64 orang.Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan potong lintang bersifat deskriptif. Teknikpengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan data menggunakankuesioner yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 56% respondenmemperoleh obat dari apotek; 59% beralasan melakukan swamedikasi karena obatnya mudahdidapat; 31% responden mendapatkan sumber informasi yang berasal dari media massa;penggunaan obat untuk diare terbanyak oralit 81%; bentuk sediaan terbanyak yaitu larutan 44%.Responden akan pergi ke dokter/rumah sakit bila belum sembuh dan apabila terjadi efek sampingsetelah melakukan pengobatan sendiri masing-masing sebanyak 95% dan 52%; dan berangsursembuh setelah melakukan swamedikasi 59%. Hasil tingkat pengetahuan baik 56.25%, dancukup 43.75%. Kesimpulan dari penelitian swamedikasi diare akut masih sering dilakukan olehibu-ibu PKK di Kecamatan Pontianak Timur.Kata Kunci: Pengetahuan, Swamedikasi, Diare, PKK
Copyrights © 2019