Setiap pekerjaan memiliki potensi bahaya (hazard) dan apabila tidak dikendalikan dengan baik ada kemungkinan potensi bahaya yang ada bisa beresiko menyebabkan terjadinya kelelahan, keluhan muskuloskeletal, resiko cedera bahkan kecelakaan kerja. Tujuan Penelitian ini adalah untuk membantu UD. Barokah mengidentifikasi potensi bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang terjadi, sehingga dapat dilakukan pengendalian dan pencegahan terhadap bahaya yang muncul di tempat kerja. Untuk mengetahui adanya potensi bahaya dari segi ergonomi digunakan kusioner NBM dan QEC, sedangkan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang ada dengan menggunakan metode HAZOP. Hasil analisis potensi bahaya diketahui bahwa sumber bahaya yang dapat atau berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja adalah sikap pekerja, kondisi lingkungan kerja fisik, lantai licin karena adanya tumpahan tepung terigu dan adonan bahan pembuatan kerupuk. Selain itu, diketahui bahwa terdapat resiko ergonomi yang dalam pekerjaan proses pembuatan kerupuk. Resiko yang dialami berupa gangguan muskuloskeletal dan kelelahan yang muncul pada bagian, pinggang, lengan, pergelangan tangan, betis dan pergelangan kaki.
Copyrights © 2020