Kedelai Glycine max (L.) Merrill var. Willis merupakan salah satu tanaman pangan dan sudah menjadi kebutuhan pokok di indonesia. Dengan berkembangnya teknologi sekarang ini tanaman kedelai mulai disimulasikan dalam bentuk 3D menggunakan aplikasi Groimp yang berbasis XL System, untuk membuktikan simulasi pertumbuhan dilakukan penelitian, menggunakan pupuk organik dan pupuk urea pada perlakuan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan dengan pupuk organik cair terhadap produktivitas tanaman. Perlakuan dosis pemupukan yaitu : P1 (3 ml pupuk organik/1 liter air/Sore), P2 (3 ml pupuk organik/1 liter air/Pagi), P3 (2 gr pupuk urea/1 liter air/Sore), P4 (2 gr pupuk urea/1 liter air/Pagi). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, panjang batang, jumlah cabang, jumlah daun. Data yang diperoleh dimasukan dan dihitung menggunakan ANFIS setelah proses training didapat error terkecil dan dari situlah pemilihan tanaman akan disimulasikan dalam bentuk 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan dengan pupuk urea dapat meningkatkan produktivitas tanaman kedelai dibandingkan dengan menggunakan pupuk Organik Cair. Pada penelitian didapat  tumbuhan mengalami etiolasi, tanaman dipindah ke tempat yang lebih lapang pada hari ke 28 ternyata tidak memberi pengaruh signifikan terhadap tanaman yang semestinya umur kedelai sudah berbunga pada umur ke 35-40 hari ternyata belum berbunga, sehingga diharapkan tanaman musim memang harus ditanam pada musimnya agar hasilnya maksimal serta kondisi lingkungan harus diperhatikan.
Copyrights © 2020