Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi
Vol 7, No 2 (2014): September

PENGHAMBATAN JUMLAH ANAKAN TERPANGKAS SAGU (Metroxylon sago Rottb) DENGAN MENGGUNAKAN MULSA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN TERPELIHARA

Eko Sulistyono (Unknown)
M.H. Bintoro Djefrie (Unknown)
Rachmat Sumitro (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 May 2016

Abstract

dilakukan untuk menjawab apakah pemberian mulsa dapat menghambat pertumbuhan jumlah anakan sagu (Metroxylon sago Rottb).  Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan enam ulangan. Perlakuan adalah tanpa mulsa, pemulsaan dengan tebal 30 cm, dan pemulsaan dengan tebal 60 cm.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mulsa mempengaruhi jumlah anakan, jumlah daun anakan terpangkas, tinggi anakan terpangkas, tetapi tidak mempengaruhi jumlah daun dan ukuran daun anakan terpelihara.  Pemberian mulsa dengan tebal 60 cm menurunkan jumlah anakan sebesar 73.7% dibandingkan dengan control (tanpa pemberian mulsa) pada dua minggu setelah pemberian mulsa.  Pemberian mulsa dengan tebal 60 cm juga menurunkan jumlah daun anakan terpangkas sebesar 51%, 28% dan 19% masing-masing pada dua, empat dan enam minggu setelah pemberian mulsa.  Penelitian menyimpulkan bahwa pemberian mulsa dengan tebal 60 cm dapat menghambat jumlah anakan terpangkas dari tanaman sagu

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

agrovigor

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi is a scientific paper in the field of science Agroecotechnology which include: plant science, soil science, plant breeding, pest and plant diseases. ...