Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi
Vol 9, No 2 (2016): September

PENGARUH 2,4 D DAN GLUKOSA PADA KALUS SARANG SEMUT (Myrmecodia pendans)

Heru Sudrajad (Balai Besar Penelitian dan PengembanganTanaman Obat dan Obat Tradisional, Badan Litbangkes, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)
Didik Suharto (Balai Besar Penelitian dan PengembanganTanaman Obat dan Obat Tradisional, Badan Litbangkes, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)
Nur Rahmawati Wijaya (Balai Besar Penelitian dan PengembanganTanaman Obat dan Obat Tradisional, Badan Litbangkes, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)



Article Info

Publish Date
27 Sep 2016

Abstract

Tanaman sarang semut (Myrmecodia pendans) berkhasiat sebagai obat kanker. Salah satu alternatif untuk mendapatkan bibit yang seragam dan waktu yang singkat dan mendapatkan metabolit sekunder adalah dengan teknik kultur jaringan Akan dilakukan penelitian upaya pembibitan tanaman sarang semut dengan pemberian 2,4 D dan glukosa melalui kultur jaringan. Penelitian dilakukan mengingat perlu dikembangkan dan dibudidayakan tanaman sarang semut sebagai bahan baku pembuatan obat. Teknik kultur jaringan memiliki kelebihan karena tidak dipengaruhi oleh iklim dengan waktu produksi relatif cepat. Penelitian dilakukan dilaboratorium kultur jaringan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu. Penelitian dilakukan dengan menambahkan zat pengatur tumbuh 2,4 D dan glukosa 2,4 D dengan konsentrasi 1, 2, 3 dan 4 ppm dan glukosa dengan konsentrasi masing-masing 15, 20, 25 dan 30 g/l. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi pemberian  2,4 D 1 dan 2 ppm dengan glukosa 15 sampai 30 g/l diperoleh pertumbuhan kalus yang lebih baik. Perlakuan kombinasi 2,4 D 2 ppm dan glukosa 30 g/l memberikan hasil yang lebih baik terhadap pertumbuhan kalus yang lebih kompak dan berwarna hijauKata kunci: sarang semut, Myrmecodia pendans, kultur jaringan, 2,4 D, glukosa

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

agrovigor

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi is a scientific paper in the field of science Agroecotechnology which include: plant science, soil science, plant breeding, pest and plant diseases. ...