Pengendalian hama uret tebu, L. stigma secara kimiawi berdampak negatif terhadap perkembangan biota tanah yang tentunya berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah. Alternatif yang dapat dipertimbangkan dalam pengendalian hama uret pada tebu adalah dengan jamur M. anisopliae (Metchnikoff) Sorokin. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Patologi Serangga Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) mulai Januari sampai dengan Juli 2016. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi patogenisitas dua isolat jamur M. anisopliae terhadap hama uret tebu, L. stigma. Dalam penelitian ini, dua isolat jamur M. anisopliae, yaitu JTMa-2 dan BLMa-8 diujikan pada lima konsentrasi konidia, yaitu: (1) 1 x 107; (2) 5 x 107; (3) 1 x 108; (4) 2,5 x 108; dan (5) 5 x 108 konidia/ml, serta (6) Kontrol (tanpa perlakuan). Setiap perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati adalah mortalitas uret, mikosis, LC50 dan LT50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat JTMa-2 patogenik terhadap uret tebu, L. stigma dengan menyebabkan mortalitas uret sebesar 91,7% dan tingkat mikosis mencapai 67,6%. Isolat JTMa-2 memiliki virulensi tinggi dengan nilai LC50 cukup rendah, yaitu 2.9 x 107 konidia/ml dan juga dengan nilai LT50 terendah, yaitu 29 hari. Tingginya mortalitas dan mikosis, dan rendahnya LC50 serta LT50 menunjukkan bahwa isolat JTMa-2 merupakan isolat yang virulen dan patogenik terhadap uret L. stigma.
Copyrights © 2020