Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum
Sarjana Ilmu Hukum, Januari 2020

UPAYA PEMBELI DALAM MENUNTUT PEMBATALAN DAN GANTI RUGI DARI PIHAK PENGEMBANG SEBAGAI AKIBAT WANPRESTASI (Studi Kasus Di Lembaga Konsultasi Dan Bantuan Hukum Rumah Keadilan Kota Malang).

Anggia Pratiwi (Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
27 Jan 2020

Abstract

Anggia Pratiwi, Amelia Sri Kusuma Dewi, Shinta Puspita SariFakultas Hukum, Universitas Brawijaya Malang Email: anggiapratiwi37@gmail.comABSTRAK perkembangan hukum perjanjian, berdampak pada bentuk-bentuk baru yang mana menghendaki efektif, sederhana, praktis dan tidak membutuhkan proses dan waktu yang lama, yang sangat dimungkinkan dalam asas kebebasan berkontrak. Meski memberikan kebebasan kepada para pihak untuk membuat suatu perjanjian, pada dasarnya bahwa hukum perjanjian dalam KUHPerdata mengandung ketentuan-ketentuan yang memaksa dan yang opsional sifatnya. Kebebasan berkontrak yang merupakan sebuah landasan dasar suatu perjanjian, secara mutlak memberikan petunjuk bahwa dalam berkontrak pihak-pihak diasumsikan mempunyai kedudukan yang sama. Meskipun dalam pelaksanaannya terjadi beberapa permasalahan yang dialami. Salah satu diantaranya adalah adanya wanprestasi. Dari permasalahan tersebut peneliti ingin menbahas upaya pihak pembeli yang dirugikan dalam sebuah proses perjanjian jual beli unit rumah yang akan dibangun oleh pihak pengembang PT. BP Kota Malang dan wanprestasi yang dilakukan oleh pihak pengembang, dengan cara membandingkan antara dua upaya penyelesaian yang berbeda dari kedua belah pihak pembeli. Kata Kunci : Hukum Perjanjian, Perjanjian Pendahuluan Jual Beli Rumah, Wanprestasi

Copyrights © 2020