Retardasi mental (RM) merupakan suatu kondisi klinis yang bersifat sangat kompleks dimana individu memiliki tingkat intelegensi (IQ) rendah. Hal ini menyebabkan anak mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi, kesulitan mengendalikan gerakan motorik kasar maupun halus dan tidak mampu memenuhi kebutuhan diri sehingga membutuhkan bantuan dan tergantung kepada keluarga. Jika keluarga tidak mampu memberikan waktu dan perhatian lebih maka dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan yang dialami keluarga dapat berdampak pula terhadap motivasi keluarga merawat anak RM ringan. Tujuan penelitian adalah menganalisa pengaruh terapi suportif terhadap kecemasan dan motivasi keluarga dalam merawat anak retardasi mental ringan. Penelitian menggunakan desain quasy eksperimental dengan one group pre post test design. Populasi dan sampel penelitian adalah keluarga yang mempunyai anak RM ringan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian didapatkan skor kecemasan keluarga dalam merawat anak RM ringan sebelum diberikan terapi suportif adalah 86,75 sedangkan sesudah 37,83. Skor motivasi keluarga dalam merawat anak RM ringan sebelum diberikan terapi suportif yakni 18,67 dan sesudah 42,12. Sementara itu, nilai signifikansi kecemasan sebesar  Ï=0,000 sehingga terdapat pengaruh terapi suportif terhadap kecemasan keluarga dalam merawat anak RM ringan. Selain itu, nilai signifikansi motivasi sebesar Ï=0,000 sehingga terdapat pengaruh terapi suportif terhadap motivasi keluarga dalam merawat anak RM ringan.Kata Kunci: kecemasan, motivasi, keluarga, retardasi mental ringan, terapi suportif
Copyrights © 2018