Aktifitas seks yang terjadi pada remaja yang belum melakukan pernikahan saat ini merupakan fenomena yang banyak dilakukan oleh remaja. Maraknya tontonan dan bacaan porno, kurangnya perhatian dari orang tua dan maraknya gaya berpacaran tidak sehat mengakibatkan terjadinya seks pranikah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tentang seks pranikah di Poli PKPR UPTD Puskesmas Sananwetan Kota Blitar. Desain penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus (case study). Penelitian ini menggunakan 2 responden remaja perempuan dengan metode wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan tanggal yang berbeda pada tiap responden, responden pertama pada tanggal 22 April 2018 dan responden kedua pada tanggal 17 April 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja yang berpacaran tidak sehat cenderung melakukan hubungan seksual sebelum menikah (seks pranikah), dan aktifitas seksual yang dilakukan tidak menggunakan 4 tahapan yaitu bersentuhan (touching), berciuman (kissing), bercumbu (petting), dan berhubungan kelamin (seksual intercourse), melainkan menggunakan tahapan tanpa melakukan bercumbu (petting).Hendaknya Poli PKPR menghimbau lebih intensif dalam memberikan sosialisasi dan bekerjasama dengan orangtua dan dinaspendidikan untuk lebih memperhatikan remaja dalam pergaulannya terutama dalam gaya berpacaran yang tidak sehat.
Copyrights © 2019