Berita perilaku korupsi anggota partai politik seringkali disajikan dalam berbagai media. Semua partai politik seolah tak dapat menghindar jeratan perilaku korupsi terlepas dari nilai dasar partai politik itu sendiri; partai nasionalis maupun agamis. Fenomena ini mendorong penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran religiusitas anggota partai politik pada sikap terhadap korupsi. Penelitian kuantitatif korelasional ini dilakukan pada 125 subyek sebagai anggota partai politik dengan memanfaatkan metode pengambilan sampel purposive sampling dimana subyek penelitian disyaratkan sebagai anggota partai politik yang aktif. Subyek penelitian berasal dari berbagai partai politik dan dari berbagai daerah. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala religiusitas milik Glock dan Stark, sedangkan skala sikap terhadap korupsi milik dirancang oleh peneliti. Uji peran dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan terdapat peran religiusitas anggota partai politik pada sikap terhadap korupsi.
Copyrights © 2019