Prevalensi diabetes mellitus (DM) di Indonesia meningkat menjadi peringkat ke-5 di dunia dengan perkiraan 9,1 juta penderita DM pada tahun 2014. Diabetes merupakan gangguan pada glukosa darah dengan karakteristik meningkatnya kadar glukosa darah disertai dengan penyakit lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat pada pasien DM berdasarkan indikator peresepan World Health Organization (WHO) yaitu jumlah obat perlembar resep, penggunaan obat generik, antibiotik dan obat injeksi. Pengumpulan data resep rawat jalan dilakukan secara retrospektif pada periode di RSUDP NTB Januari-Desember 2018. Sebanyak 113 lembar resep dengan 312 item obat, diperoleh rata-rata jumlah obat perlembar yaitu 2,76%. Penggunaan obat generik sebesar 56,19%, persentase penggunaan antibiotik sebesar 0,01%, sedangkan peresentase penggunaan obat injeksi sebesar 40,72%. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan obat injeksi memiliki nilai tinggi dibandingkan dengan nilai standar WHO dan obat generik dan antibiotik memiliki nilai rendah dibandingkan dengan nilai rujukan WHO.
Copyrights © 2019