Determinasi diri adalah kemampuan individu untuk memiliki kontrol diri dalam memfasilitasi dirinya mencapai tujuan hidup pribadi dengan menerima kekuatan dan keterbatasan diri yang didasarkan pada tiga kebutuhan psikologis bawaan yaitu kebutuhan akan kompetensi, otonomi, dan keterikatan. Efikasi diri adalah keyakinan akan kemampuan diri dalam menyelesaikan sebuah tugas yang meliputi dimensi kesukaran, generalisasi dan kekuatan dalam penyelesaiannya.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri denganĀ determinasi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Charitas. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen skala penilaian. Hasil analisis korelasi antara efikasi diri dengan determinasi diri menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara efikasi diri dengan determinasi diri. Artinya semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi pula determinasi diri siswa, dan begitu pula sebaliknya.Saran dari penelitian ini ditujukan kepada guru BK dan kepala sekolah. Guru BK diharapkan dapat meningkatkan efikasi diri dan determinasi diri siswa. Misalnya melalui program konseling individual, refleksi harian tentang kegiatan belajar, jurnal harian, dan dinamika kelompok. Kepala sekolah dapat mengadakan seminar tentang hubungan antara efikasi dengan determinasi diri dengan melibatkan siswa, orangtua, dan alumni SMA Charitas yang sukses.
Copyrights © 2015