Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Vol 31, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Hasil Hutan

PEMANFAATAN ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA UNTUK MENGENDALIKAN CENDAWAN PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA DAN LAYU FUSARIUM PADA KETIMUN

Imas Aisyah (VEDCA (Vocational Education Development Center for Agriculture)in Cianjur (West Java))
Nuryati Juli (School of Biosciense and Biotechnology, Bandung Technology Institute, Bandung)
Gustan Pari (Center for Research and Development on Forestry Engineering and Forest Products Processing, Bogor (West Java))



Article Info

Publish Date
02 Jun 2013

Abstract

Asap cair hasil destilasi kering tempurung kelapa pada konsentrasi antara 0,25-6,0% mampu menghambat pertumbuhan koloni cendawan baik pada Colletotrichum gloeosporoides maupun Fusarium oxysporum. Penghambatan asap cair pada koloni Colletotrichum gloeosporoides dan Fusarium oxysporum masing-masing sebesar 5,59-97,85% dan 6,06-94,97%. Penghambatan sampai 100% untuk kedua cendawan, dimulai pada konsentrasi 7%. Asap cair yang dihasilkan dari pemanasan 400 oC menunjukkan hambatan koloni cendawan paling tinggi, yaitu sebesar 16.26% untuk Colletotrichum gloeosporoides dan 15,06% untuk Fusarium oxysporum. Hasil uji in vivo menunjukkan bahwa asap cair dengan konsentrasi 0,5%, 1% dan 5%, efektif menghambat perkembangan penyakit antraknosa dan layu fusarium, sampai 100%. Meskipun demikian, asap cair dengan konsentrasi 5% tidak dianjurkan, karena dapat menyebabkan nekrosis pada daun ketimun.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

JPHH

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Energy Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Penelitian Hasil Hutan adalah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan tulisan yang telah dicermati oleh Dewan Redaksi dan Mitra Bestari di bidang hasil hutan. Tulisan dalam Jurnal Penelitian Hasil Hutan mencerminkan inovasi dan hasil penelitian dasar dan terapan yang berkualitas di bidang ...