Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Vol 16, No 2 (1998): Buletin Penelitian Hasil Hutan

MUTU DOLOK, BERAT JENIS DAN KEKUATAN BALOK- LAMINA KAYU MANGIUM (Acacia mangium Willd. ), DAN KAYU SUNGKAI ( Peronema canescens Jack.)

Bakir Ginoga (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2017

Abstract

Penelitian mutu dolok, berat jenis dan kekuatan balok-lamina telah dilakukan pada kayu mangium (Acacia mangium Willd. ) berumur 10 tahun, dan kayu sungkai ( Peronema canescens Jack.)berumur 15 tahun dari hutan tanaman di Serang, Jawa Barat.Diameter dolok ( panjang 250 cm ) bagian pangkal batang (= A), bagian tengah (=B) dan bagian atas (= C) berturut-turut, rata-rata 24 cm, 20 cm. dan 18 cm untuk kayu mangium. Sedangkan kayu sungkai 17 cm,13 cm dan 10 cm. Kebundaran dolok dari dua jenis kayu ini tergolong hampir bundar ; kesilindrisan dolok A kayu mangium: dan dolok kayu sungkai, tergolong hampir silindris, sedangkan dolok B dan C kayu mangium tergolong silindris,Berat jenis kayu basah, rata-rata = O,893 ( = berat kayu basah 893 kg/m3) untuk kayu mangium ; kayu sungkai = 0,844 ( = berat kayu basah 844 kg/m3 ). Berat jenis kayu kering udara rata-rata = 0,47 ( kadar air 11%) untuk kayu mangium; dan 0,51 (kadar air 12,5 %) untuk kayu sungkai.Terdapat hubungan linier positif yang sangat nyata antara berat jenis kering udara dengan posisi/jarak dari empulur ko arah luar/kulit ; yakni lebih rendah pada jarak sepertiga jari-jari dari empulur, kemudian meningkat pada duapertiganya, dan paling tinggi pada bagian kayu paling luar. Kekuatan dua jenis kayu tersebut tergolong kelas kuat Ill - II.Modulus elastisitas rata-rata balok-lamina (3 lapis, perekat PF). pada uji lentur dengan pembebanan titik tengah (centre point loading)I 05.891 (x I 03 kg/cm2) untuk kayu mangium ; dan 79,862 (x IO3 kg/cm2) untuk kayu sungkai.Uji lentur dengan pembebanan pada dua titik beban (two point loading) balok-lamina tersebut, modulus elastisitas (=E) dan lentur patah (MOR F ). masing-masing rata-ratanya =126,470 (x103 kg/cm2) dau 578,59 kg cm2.untuk kayu mangium ; 97,051 (x103 kg cm2) dan 5 I 0,35 kg/cm2. pada kavu sungkai. mutu kekuatan tersebut, menurut standar JAS torgolong "strength grade" E I 20 - F 330 untuk kayu mangium, dan E 95 - F 285 untuk kayu sungkai. . Kekuatan geser balok-lamina tersebut, rata-rata 59,28 kg/cm2untuk kayu sungkai .tergolong kelompok jenis (wood species group) 6 sedangkan kayu mangium 24,35 kg/cm2. tergolong di bawah kelompok jenis 6.Kekuatan tekan sejajar arah serat kayu mangium , rata-rata = 379.13 kg/cm2 . tergolong dalam kelas kuat II. Delaminasi balok-lamina dari kayu sungkai memenuhi standar JAS, sedangkan kayu mangium belum memenuhi standar ini.

Copyrights © 1998






Journal Info

Abbrev

JPHH

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Energy Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Penelitian Hasil Hutan adalah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan tulisan yang telah dicermati oleh Dewan Redaksi dan Mitra Bestari di bidang hasil hutan. Tulisan dalam Jurnal Penelitian Hasil Hutan mencerminkan inovasi dan hasil penelitian dasar dan terapan yang berkualitas di bidang ...