Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Vol 31, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Hasil Hutan

PRODUKTIVITAS JAMUR Auricularia spp. PADA KOMPOS SERBUK GERGAJI KAYU Falcataria mollucana

Sihati Suprapti (Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan hasil Hutan, Jl. Gunung Batu No.5 Bogor Tlp/Fax: 8633378/8633413)
Djarwanto Djarwanto (Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan hasil Hutan, Jl. Gunung Batu No.5 Bogor Tlp/Fax: 8633378/8633413)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2013

Abstract

Jamur kuping adalah salah satu jamur perusak kayu yang dapat dimakan, secara luas telah dikonsumsi masyarakat. Media produksi terdiri dari serbuk gergaji kayu Falcataria mollucana (L.) Nielsen ditambah dedak 12 atau 16%, kapur 3,2%, gips 0,4%, urea atau trisodiumfosfat (TSP) 0,4% dan air bersih, selanjutnya diperam selama 1, 3, 5 dan 7 hari. Media A dan B steril yang telah dingin kemudian diinokulasi bibit jamur kuping. Efisiensi konversi biologi (EB) dihitung berdasarkan bobot tubuh buah segar dibagi bahan media kering dinyatakan dalam persen. Hasilnya menunjukkan bahwa produksi jamur kuping yang tinggi didapatkan pada media yang diperam 3 dan 5 hari. Rata-rata produksi jamur kuping coklat (Auricularia auriculae-yudae HHBI-312, HHBI-326) pada media A yaitu masing-masing 58,9 gram dan 60,5 gram (EB 11,0% dan 10,9%), dan jamur kuping hitam (Auricularia polytricha HHBI-318, HHBI-331) masing-masing 67,5 gram dan 101,0 gram ( EB 12,4% dan 18, 6%). Nilai EB A. auricula-judae pada media yang ditambah urea cenderung lebih tinggi. Sedangkan produksi dan nilai EB A. polytricha pada media yang ditambah urea lebih tinggi dibandingkan dengan media yang ditambah trisodiumfosfat. Produksi A. polytricha HHBI-331 pada media B yang ditambah dedak 16% (102,1 gram, EB 18,7%) lebih tinggi dibandingkan dengan media yang ditambah dedak 12% yakni 79,9 gram dengan nilai EB 17,6%. Produksi A. polytricha HHBI-331 pada media yang ditambah TSP lebih tinggi dibandingkan dengan yang ditambah urea. Jamur kuping A. auricula-judae HHBI-312 dan A. polytricha HHBI-331 dipilih sebagai bibit yang digunakan untuk meneruskan latihan usaha budidaya jamur, dengan waktu pemeraman media 3-5 hari.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

JPHH

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Energy Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Penelitian Hasil Hutan adalah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan tulisan yang telah dicermati oleh Dewan Redaksi dan Mitra Bestari di bidang hasil hutan. Tulisan dalam Jurnal Penelitian Hasil Hutan mencerminkan inovasi dan hasil penelitian dasar dan terapan yang berkualitas di bidang ...