Jurnal Kimia dan Kemasan
Vol. 42 No. 1 April 2020

AKTIVITAS PARTIKEL NANO CaO DARI KULIT Pinctada maxima SEBAGAI ANTIMIKROBA

Kendri Wahyuningsih (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementrian Pertanian, Bogor, Jawa Barat, Indonesia)
Lovy Perdani (Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2020

Abstract

Kulit kerang mutiara (Pinctada maxima) mengandung senyawa oksida logam CaO yang berpotensi sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas partikel nano CaO dari kulit kerang mutiara laut (P. maxima) sebagai antimikroba. CaO diperoleh dari hasil kalsinasi kulit kerang mutiara laut (P. maxima) pada suhu 650°C selama 24 jam. Pembuatan partikel nano CaO menggunakan shaker mill dengan kondisi proses penggilingan selama 3 jam, kecepatan kocok shaker mill 750 rpm, rasio berat antara serbuk kulit P. maxima dengan bola-bola penggiling 1:10, diameter bola-bola penggiling 5 mm dan kapasitas volume pengisian jar shaker mill 55%. Karakterisasi partikel nano CaO menggunakan metode analisis X-Ray Fluorescence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD), Brunauer Emmett Teller (BET), dan Transmission Electron Microscope (TEM). Metode pengujian aktivitas antimikroba dilakukan menggunakan metode difusi cakram. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kulit kerang P. maxima mengandung senyawa CaO sebesar 93,9%, rata-rata ukuran kristalin partikel CaO 92,66 nm, dan luas permukaan spesifik 16,4 m2/g. Partikel nano CaO mampu menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif (S. dysenteriae), bakteri gram positif (S. epidermidis), dan jamur (C. albicans) dengan rata-rata daya hambat secara berurutan sebesar 11,96 mm, 12,77 mm, dan 12,82 mm.

Copyrights © 2020