Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan kebijakan pengembangan koleksi di Perpustakaan Cinta Baca terhadap kegiatan storytelling dalam program Smart Reading. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian adalah pengelola dan peserta program Smart Reading di Perpustakaan Cinta Baca. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan Cinta Baca telah melakukan pengembangan koleksi berdasarkan empat komponen yang terdiri dari analisis kebutuhan pengguna, seleksi bahan pustaka, pengadaan, dan evaluasi. Penerapan kebijakan pengembangan koleksi terhadap program Smart Reading berdampak pada terciptanya kriteria koleksi yang digunakan dalam program. Selain itu hadirnya program Smart Reading juga berpengaruh terhadap pengadaan koleksi big book yang berfungsi untuk menunjang kegiatan storytelling dalam program.
Copyrights © 2019