Penelitian ini mengenai perilaku informasi pemilih pemula siswa SMAN 103 Jakarta dalam menghadapi pemilu 2019. Sebagai generasi milenial, pemilih pemula tidak lepas dari pengaruh tekhnologi, karena mereka tumbuh bersama perkembangan teknologi. Fenomena ini sedikit menggambarkan perilaku pencarian informasi mereka. Jumlah suara dari pemilih pemula merupakan jumlah suara potensial bagi para calon legislatif dan calon presiden nanti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku informasi pemilih, yaitu 16 orang siswa SMAN 103, dalam menghadapi pemilihan umum pertamanya. Metodologi penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk penjaringan data, digunakan metode Focus Group Discussion (FGD) atau diskusi kelompok terfokus yang terdiri dari 16 siswa. Hasil dari penelitian ini adalah hampir semua peserta FGD paham akan pemilu yang akan mereka hadapi. Mereka sudah mempunyai kesadaran untuk mengikutinya dalam mewujudkan demokrasi di negara ini. Perilaku informasi para pemilih pemula ini terlihat dengan interaksi mereka dengan teknologi sekitarnya sebagai sumber informasi utamanya.
Copyrights © 2019