Sosio Konsepsia
Vol 11 No 3 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial

UJICOBA MODEL PEMERINGKATAN KELUARGA DI DUSUN PLASA JENAR DESA KENTENG, KECAMATAN PRUWANTORO, KABUPATEN WONOGIRI, PROVINSI JAWA TENGAH

Haryati Roebyantho (Haryati Roebyantho, Alumnus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Fakultas llmu Sosial dan llmu Politik, Jurusan Sosiatri. Kini Ajun Peneliti Madya pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahter)



Article Info

Publish Date
29 Mar 2017

Abstract

Masih ditemukan kendala dalam program penanganan kemiskinan terutama pada tahapan sosialisasi program, mekanisme pelaksanaan, efektifitas, kemanfaatan dan dampak. Di sisi lain ditemukan penyebab ketidakpuasan masyarakat karena pemilihan program tidak sesuai dengan kenyataan (belum terjaminnya akurasi data). Hal tersebut disebabkan proses pendataan masih bersifat top dawn dengan metode pengumpulan data survey. Dikaitkan dengan paradigma yang berkembangan yaitu memprioritaskan pemberdayaan masyarakat maka muncul asumsi bahwa apabila pemilihan sasaran program melibatkan partisipasi masyarakat maka manfaat dan keberhasilan program akan optimal. Oleh karena untuk melaksanakan seleksi sasaran program yang tepat dan sesuai dengan keinginan dan pengetahuan masyarakat maka pada tahun 2006 dilakukan ujicoba "Model Pemeringkatan Keluarga11 di kabupaten Wonogiri.Dasar pemikiran metode ini disarankan sebagai metode seleksi sasaran program adalah dengan melibatkan masyarakat akan menumbuhkan kemampuan dan aktualisasi masyarakat sehingga meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengelola program. Penentuan lokasi secara purposive berdasar pertimbangan lokasi tersebut merupakan lokasi pelaksanaan KUBE-SKPA tahun 2007 dan merupakan lokasi prioritas Pembangunan Kesejahteraan Sosial tahun 2007. Oleh sebab itu berdasarkan kesepakatan tim dengan instansi terkait maka ditentukan Dusun Plasa ]enar berdasarkan pertimbangan dusun tersebut memiliki jumlah penduduk antara 150-200 Kepala Keluarga yang bermukim di tujuh (7) RT dan dua (2) RW.Tujuan ujicoba model adalah untuk melihat sejauhmana model ini dipahami masyarakat dandilaksanakan sesuai dengan pentahapan, mendifinisikan konsep miskin sesuai pendapat dan pandangan . IokaVmasyarakat, menganalisis mekanisme pelaksanaan ujicoba Model. Indikator keberhasilan : masyarakat memahami konsep ujicoba apabila masyarakat dapat membuat pemetaan keluarga berdasar kondisi sosial ekonomi, menyusun konsep miskin, dan masyarakat mampu menyimpulkan apa manfaat kegiatan ujicoba modelPembahasan analisis ujicoba model menunjukkan bahwa: Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa Model pemeringkatan ini aplikatif dalam arti Penjelasan dan pelatihan tim fasilitator mudah dipahami masyarakat dengan dibuktikan Tim Pemeringkat (perwakilan masyarakat) mampu melaksanakan tahapan model Pemeringkatan sesuai dengan modul. Tim Pemringkat mampu membuat pemetaan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi,mampu menyusun konsep miskin berdasarkan pendapat mereka sendiri, menghitung nilai dan memperingkatkan keluarga berdasarkan hasil perhitungan nilai rata rata.

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

SosioKonsepsia

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Sosio Koncepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial presents scientific essays in the form of the results of field research on social welfare. Publish three times the April, August and December periods. ...