Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan layanan terpadu satu pintu pada pendaftaran haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten dan juga untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan kebijakan layanan terpadu satu pintu di Klaten Kantor Departemen Agama Kabupaten.Model implementasi yang digunakan diusulkan oleh George Edward III bahwa implementasi kebijakan adalah proses yang dinamis, di mana ada banyak faktor yang berinteraksi satu sama lain dan mempengaruhi implementasi kebijakan. Faktor-faktor ini ditampilkan untuk mengetahui bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi pelaksanaan: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.
Copyrights © 2020