Penelitian ini menelaah jejak pemikiran Al-ghazali dan Ibn Rusyd sebagai representasi dua arus besar dalam teologi Islam, free will atau jabariyah dan predestination atau qadariyah. Metode yang digunakan dalam metode penelitian ini adalah studi kepustakaan (research library), baik yang primer maupun sekunder. Data primer yang dimaksud adalah data-data diperoleh melalui penelusuran kepustakaan dari masing-masing tokoh; Al-Ghazali dan Ibn Rusyd, sedangkan data sekunder adalah tulisan orang lain yang menulis tentang keduanya serta referensi lain yang relevan. Adapun hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa warna teologi Islam sangat diwarnai oleh corak pemikiran dua tokoh ini di mana masing-masing mewakili dua aliran teologi, yakni free will yang menekankan pada kebebasan manusia dalam bertindak, dan predestination yang menekankan pada kepasrahan akan takdir yang telah ditentukan Tuhan. Konsekuensi dari dua tokoh ini sekaligus memberikan argumentasi dan rasionalisasi pada dua aliran teologi islam sekaligus, Jabariyah dan Qadariyah.
Copyrights © 2019