Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kenyataannya interaksi sosial dari lokalitas masyarakat terlihat berbaur, namun kemudian tidak lantas meninggalkan orisinalitas kebudayaan bahari yang menjadi corak asli masyarakat nelayan di Pelabuhan Paotere. Perubahan ruang sosial juga telah menyebabkan perubahan kebudayaan pada sejumlah aspeknya. Selain itu, mobilitas sosial yang terjadi cukup intens telah mempengaruhi identitas masyarakat nelayan melalui penggunaan simbol-simbol baru yang diciptakan secara kolektif. Kecenderungan ini didorong juga oleh media yang kemudian menyebabkan kebudayaan bersifat reproduktif.
Copyrights © 2019