Majalah Kesehatan FKUB
Vol 5, No 4 (2018): Majalah Kesehatan

MUTATION RATE PADA Isolat Escherichia coli PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETA LACTAMASE dari PASIEN RAWAT INAP RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA

bramanthi, Rendra (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Feb 2019

Abstract

 Pada awal 1980 enzim extended spectrum betalactamase (ESBL) mulai ditemukan pada beberapa galur E. coli, salah satu karena penggunaan antibiotik spektrum luas yang kurang tepat. Mutation rate adalah nilai rata-rata peluang mutasi pada tiap pembelahan sel yang berhubungan dengan peluang mutasi  selama bakteri tersebut hidup. Adanya mutation rate pada E. coli menunjukan bahwa bakteri tersebut dapat beradaptasi dengan baik terhadap tekanan, dan hal ini menjadi masalah dalam terapi pada pasien dengan ISK. Pada penelitian ini dilakukan analisis nilai mutation rate dari E. coli penghasil ESBL sebagai penyebab infeksi saluran kemih (ISK) yang berasal dari sampel urin pasien rawat inap di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, serta untuk mengetahui pola mutasinya. Bakteri E. coli penghasil ESBL dikultur pada dua puluh medium Muller Hinton agar (MHA) yang mengandung 100 mg rifampisin. Nilai mutation rate didapat dari perbandingan koloni resisten terhadap rifampisin dibagi jumlah koloni yang tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% sampel adalah strong hypermutable dan sisanya sebanyak 50% adalah weakly hypermutable . Jadi, dapat disimpulkan bahwa bakteri E. coli penghasil ESBL telah bermutasi agar dapat beradaptasi pada tekanan seleksi selama proses evolusinya. 

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

mkfkub

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

This journal uses Open Journal Systems 2.4.7.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public ...