Penelitian ini bertujuan mengungkap diskriminasi yang terjadi pada anak perempuan Amerika dalam novel Riding Freedom dan Paint the Wind. Dua novel karya Pam Munoz Ryan tersebut sama-sama berkisah mengenai anak perempuan Amerika yatim piatu yang dikungkung oleh orang-orang terdekat, seperti keluarga dan masyarakat sekitar, untuk meraih mimpi. Peneliti menggunakan metode kualitatif, terutama kajian pustaka dengan data primer berupa kedua novel karangan Ryan, sedangkan data sekunder berupa data-data mengenai opresi terhadap perempuan Amerika di era 1800-an dan di masa modern yang sesuai dan dapat dijadikan acuan untuk penelitian ini. Kedua novel ini dianalisis dengan teori feminisme eksistensialis yang dicetuskan Simone de Beauvoir untuk mengetahui bagaimana usaha kedua tokoh tersebut untuk mencapai kebebasan. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa meski mendapat opresi dari lingkungan sekitar, tokoh anak perempuan Amerika dalam kedua novel itu tetap melakukan perlawanan dengan cara berbeda untuk mencapai impiannya. Hal itu menunjukkan adanya perbedaan pandangan yang pengarang hadirkan mengenai hak dan kebebasan kaum perempuan Amerika seiring dengan perkembangan zaman. Penelitian ini juga menemukan bahwa meski perempuan Amerika masa kini dapat lebih bebas berpendapat bahwa opresi terhadap perempuan masih tetap terjadi.
Copyrights © 2019