Jurnal Kesehatan Mesencephalon
Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mesencephalon - Oktober 2019

KEJADIAN BALITA STUNTING DI POSYANDU APEL DESA JAMBEARJO KECAMATAN TAJINAN KABUPATEN MALANG

Nunung Ernawati (POLITEKNIK KESEHATAN RS Dr. SOEPRAOEN JL. SUDANCO SUPRIYADI NO 22 KOTA MALANG)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2019

Abstract

Abstract : Stunting in children is growth faltering due to accumulation of nutrient insufficiency that lasts from pregnancy to 24 months of age. This situation is exacerbated by the lack of catch-up growth that is adequate, further affecting the physical development of children who are irreversible, to find out the incidence of stunting in children in Posyandu Jambearjo village, the area of the Puskesmas Tajinan Malang district. That research was survey research, was conducted in Posyandu Jambearjo village, the area of Puskesmas tajinan district. The population was used toodlers as many as 98 toodlers. The sample takes with accidental sampling, as many as 58 toodlers. The variable research was insident of stunting and the intruments were antropometric measurements and Z-score calculations. The data was processed to editing, coding, tabulating, then results analyzed using univariate analyzis and presented with pie diagram.The results showed the general characteristics of the respondents that the incidence of stunting in toddlers in the Posyandu was 34 toddlers (59%) consisting of 14 toddlers (35%) included in the short stunting category and 20 toddlers (24%) in the very short stunting category. Based on the results of the study, it is necessary to increase nutrition improvement programs both from the government and non-governmental organizations through the addition of PMT, supplementation and case monitoring.Keywords : Toodlers, stunting insidentAbstrak : Stunting pada anak merupakan growth faltering akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama sejak kehamilan sampai usia 24 bulan. Keadaan ini diperparah dengan tidak terimbanginya kejar tumbuh (catch up growth) yang memadai, selanjutnya berdampak pada perkembangan fisik anak yang bersifat irreversible. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian stunting pada balita di Posyandu Apel Desa Jambearjo wilayah kerja Puskesmas Tajinan kabupaten Malang. Penelitian ini adalah penelitian survey yang dilakukan di Posyandu Apel Desa Jambearjo wilayah kerja Puskesmas Tajinan. Populasi yang digunakan adalah balita di Posyandu Apel sejumlah 98 balita. Sampel penelitian diambil dengan teknik accidental sampling didapatkan sampel penelitian berjumlah 58 balita. variabel penelitian adalah kejadian stunting. Instrumen yang digunakan adalah pengukuran antropometri dan penghitungan Z-score. Hasil dianalisis dengan analisis univariat disajikan dalam bentuk diagram. Hasil penelitian menunjukan karakteristik umum responden diatas menunjukan bahwa angka kejadian stunting pada balita di Posyandu Apel adalah 34 balita (59%) yang terdiri dari 14 balita (35%) masuk pada kategori stunting pendek dan 20 balita (24%) pada kategori stunting sangat pendek. Berdasarkan hasil penelitian, perlu adanya peningkatan program perbaikan gizi baik dari pemerintah maupun swadaya masyarakat melalui penambahan PMT, pemberian suplementasi dan monitoring kasus.Kata Kunci : balita, kejadian stunting

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

mesencephalon

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Mesencephalon merupakan jurnal yang memuat artikel ilmiah dalam bidang kesehatan baik dari hasil penelitian, studi kasus maupun literature review. Jurnal ini diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kepanjen Malang dan terbit sebanyak dua kali dalam setahunnya yaitu pada bulan ...