Naditira Widya
Vol 4 No 2 (2010): Oktober 2010

HUBUNGAN GENEALOGIS MASYARAKAT DAYAK BAWO DENGAN LAWANGAN DAN BENUAQ BERDASARKAN KONSEP RELIGI DAN BAHASA

Hartatik Hartatik (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Aug 2016

Abstract

Abstrak. Masing-masing komunitas Dayak yang berdiam di pedalaman Kalimantan merasa berdiri sebagai komunitaseksklusif. Namun, ada beberapa komunitas yang mengaku bahwa dia merupakan keturunan atau bagian darikomunitas yang lain, misalnya Dayak Bawo dan Benuaq yang mengakui bahwa dirinya merupakan keturunan dariDayak Lawangan yang tinggal di Tiwei. Tulisan ini membahas kemungkinan adanya hubungan genealogis antarakomunitas Bawo, Benuaq, dan Lawangan. Kajian ini dilakukan berdasarkan pendekatan deskriptif-komparatif ataskonsep religi dalam bentuk artefak penguburan dan bahasa. Berdasarkan pembahasan tersebut diharapkanadanya pemahaman tentang hubungan genealogis antarkomunitas yang ada di pedalaman Kalimantan. Hasil dariperbandingan tersebut ternyata menunjukkan bahwa ketiga komunitas tersebut memang mempunyai hubungangenealogis.

Copyrights © 2010