Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor individu dan rumah tangga dalam mempengaruhi tingkat kemiskinan petani yang bekerja pada sektor perkebunan di Provinsi Aceh dengan menggunakan data Survei Pendapatan Petani (SPP) Tahun 2013. Survei ini merupakan survei lanjutan dari Sensus Pertanian Tahun 2013 yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali. Sampel yang dipilih sebanyak 14.890 petani yang bekerja pada sektor perkebunan. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dapat dinyatakan bahwa petani dengan kelompok umur >25 tahun, berpendidikan ≤SD, jumlah anggota rumah tangga >4 orang serta Kepala Rumah Tangga (KRT) yang berjenis kelamin perempuan memiliki jumlah yang miskin lebih besar dari yang tidak miskin. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik biner diketahui bahwa umur, pendidikan, jumlah anggota rumah tangga, status kegiatan dan jenis kelamin kepala rumah tangga secara statistik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap status kemiskinan petani pada sektor perkebunan di Aceh. Petani sektor perkebunan yang berumur 45-64 tahun, berpendidikan tinggi, berjumlah anggota rumah tangga sedikit, berstatus usaha sendiri, mempunyai KRT berjenis kelamin laki-laki memiliki kecenderungan lebih kecil untuk menjadi miskin.
Copyrights © 2020