Minyak goreng sawit merupakan bahan pangan dengan komposisi utama trigliserida yang berasal dari minyak sawit dengan atau tanpa perubahan kimiawi, termasuk hidrogenasi, pendinginan dan telah melalui proses pemurnian dengan penambahan vitamin A. Minyak goreng sawit yang beredar dan diperjualbelikan di masyarakat harus terjamin mutunya sesuai standar yang berlaku sehingga meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar vitamin A pada minyak goreng sawit terfortifikasi yang beredar di pasar sebagai persiapan wajib SNI 7709:2012 Minyak goreng sawit. Hasil analisis minyak goreng sawit di wilayah Bandar Lampung menunjukkan bahwa 50% dari produk-produk tersebut telah memenuhi persyaratan mutu SNI 7709:2012 pada lini pabrik dan 83,33% produk memenuhi persyaratan kadar vitamin A pada lini pasar.
Copyrights © 2019