Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur
Vol. 4 No. 1 (2017)

EFEK VARIASI KECEPATAN WIRE FEEDER GMAW TERHADAP TENSILE STRENGTH ASTM A36

Ferry Budhi Susetyo (Universitas Negeri Jakarta)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2017

Abstract

Pada pengelasan GMAW kecepatan pengelasan, tegangan, kecepatan wire feeder, arus, laju aliran gas pelindung (shielding gas), dan polaritas merupakan beberapa faktor yang berpengaruh dalam hasil pengelasan. Dalam teori buku disebutkan filler metal AWS ER 70S-6 hanya dapat digunakan untuk polaritas DC+. Sehingga peneliti tertarik untuk membandingkan hasil pengelasan material ASTM A 36 dengan polaritas DC+ dan DC- dari segi tensile strenght dengan beberapa variasi kecepatan wire feeder. Pelat ASTM A36 dengan tebal 8 mm yang dibentuk kampuh V tunggal dengan menggunakan mesin milling. Pelat ASTM A36 dilas dengan proses GMAW (polaritas DC- dan DC+). Parameter kecepatan pengelasan diatur 350 mm/menit sedangkan kecepatan wire feeder divariasikan 7, 8, dan 9 m/menit. Filler metal menggunakan jenis AWS ER70S-6 diameter 1 mm. Hasil pengelasan DC+ mendapatkan hasil tensile strenght maksimal di kecepatan wire feeder 9 m/menit. Hasil pengelasan DC- mendapatkan hasil tensile strenght maksimal di kecepatan wire feeder 7 m/menit. Berdasarkan hasil pengujian tarik pada dua polaritas dapat terlihat bahwa pengelasan dengan polaritas terbalik (DC+) menunjukkan hasil yang lebih tinggi kekuatan tariknya jika dibandingkan dengan plaritas terbalik (DC-). Namun hasil kekuatan tarik polaritas terbalik diatas rata-rata dari base metal (A36) yang telah ditetapkan oleh ASTM. Sehingga hasil kekuatan tarik dari polaritas lurus (DC-) yang masih masuk dalam batasan (range) standar ASTM A36.

Copyrights © 2017