Wine merupakan minuman beralkohol yang merupakan hasil fermentasi dari buah khususnya buah anggur. Setiap wine memiliki tingkat kualitas yang berbeda-beda yang mana semakin tinggi tingkat kualitas wine maka semakin baik pula rasa yang dihasilkan oleh wine tersebut. Oleh karena itu, diperlukan suatu penelitian yang dapat menjadi pertimbangan dalam penentuan tingkat kualitas dari wine tersebut. Penelitian ini akan mengimplementasikan metode jaringan saraf tiruan tersebut yaitu Extreme Learning Machine (ELM) dan Algoritma C4.5. ELM merupakan jaringan saraf tiruan feed-forward dengan satu atau lebih hidden layer atau single layer feed-forward neural, Algoritma C4.5 merupakan algoritma yang digunakan untuk membangun sebuah decision tree dari data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terlihat bahwa metode Algoritma C4.5 mampu memberikan hasil akurasi yang baik dibandingkan metode ELM. Dengan menggunakan confusion matrix, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat keakuratan metode algortima C4.5 sebesar 1.5 kali lebih baik dibandingkan metode ELM.Kata Kunci: Wine, Red Wine, Jaringan Saraf Tiruan, Extreme Learning Machine, Algoritma C4.5
Copyrights © 2017