Perilaku pengguna narkoba pada remaja memang sulit diatasi karena masa ini merupakan masa transisi yang sangat dialami oleh setiap remaja yang sedang melewati masa remaja, sehingga pada masa ini cenderung dilakukan berbagai macam perilaku menyimpang . Orang tua tidak mengharap putra-putra melakukan prilaku menggunakan narkoba. Namun dengan semakin berkurangnya pengawasan dari bapak dan ibunya sehingga sikap remaja yang sulit diterima di kalangan masyarakat terjadi. Adapun beberapa jenis perilaku pengguna narkoba yang dilakukan oleh remaja yaitu mengisap ganja, pencurian, perampokan, perkelahian, perjudian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku sosial secara mendalam tentang penggunaan narkoba dikalangan remaja dan mengetahui Penerapan kebijakan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap kenakalan remaja di kalangan masyarakat Gampong simpang peut kecamatan Arongan Lambakek kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriftif. proses penarikan sampel dilakukan melalui purposive sampling. Untuk menganalisis penelitian ini peneliti menggunakan teori Konstruksi sosial Peter L.Berger dan Thomas Luckman. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa prilaku penggunaan narkoba pada remaja membuat resah dan mengrugiakan masyarakat meskipun telah dilakukan sosialisasi oleh polsek, koramil, keuchik dan aparat gampong lainya namun tidak ada perubahan. Ditinjauu dari segi kontribusi masyarakat telah melakukan tindakan melalui sosialisasi untuk mengantisipasi dampak buruk yang terjadi akibat dari perilaku remaja yang mengunakan narkoba. Oleh karena itu terbentuknya respon negatif dari masyarakat terhadap remaja pengguna narkoba disebabkan karena kurangnya pengawasan dari orang tua, faktor ekonomi, dan pergaulan dari remaja pengguna narkoba tersebut.Analysis of Social Behavior of Drug Users in Teenagers in Simpang Peut Village, Arongan Lambalek District, West Aceh RegencyThe behavior of drug users in adolescents is indeed difficult to overcome because this period is a transition period that is very experienced by every teenager who is passing through adolescence, so that at this time tend to be carried out various kinds of deviant behavior. Parents do not expect sons to take behavior using drugs. But with less supervision from the father and mother so that adolescent attitudes are difficult accepted among the people happened. The types of behavior of drug users committed by adolescents are smoking marijuana, theft, robbery, fighting, gambling. This study aims to describe social behavior in depth about drug use among adolescents and find out about the implementation of policies carried out by the community towards juvenile delinquency in the community of Simpang Peut sub-district, Arongan Lambakek sub-district, West Aceh district. This study uses a qualitative research methodology with descriptive type of research. the sampling process is done through purposive sampling. To analyze this study researchers used the theory of social construction Peter L. Berger and Thomas Luckman. Data collection is done through observation, interviews, and documentation. Then analyzed using a qualitative approach. The results of this study indicate that drug use behaviors in adolescents make restlessness and loss for the community even though socialization by police, military commanders, keuchik and other village officials has been carried out but there has been no change. In terms of contributions, the community has taken action through socialization to anticipate the adverse effects resulting from the behavior of adolescents using drug. Therefore the formation of negative responses from the community towards adolescent drug users is caused by a lack of supervision from parents, economic factors, and relationships of teenagers using these drugs.
Copyrights © 2020