ABSTRAKLubuk Sukon merupakan salah satu Gampong Wisata di Kabupaten Aceh Besar yang disebut sebagai Gampong Wisata, Gampong ini memiliki keunikan budaya dan penataan lingkungan berbasis ramah lingkungan. Rumah Aceh menjadi tempat tujuan wisatawan yang berkunjung dan ingin melihat serta bisa merasakan kesejukan dan keindahan Gampong Wisata Lubuk Sukon. Lubuk Sukon dijadikan Gampong Wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan dari dalam negeri maupun mancanegara untuk melihat langsung miniatur berbagai sisi kehidupan Aceh di perkampungan Gampong Wisata Lubuk Sukon. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui perubahan sosial ekonomi masyarakat Gampong Lubuk Sukon setelah ditetapkan sebagai Gampong Wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan prosedur pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan teori fungsionalisme dari Talcott Parsons. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setelah ditetapkan gampong Lubuk Sukon sebagai Gampong Wisata tidak membawa pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, walaupun masyarakat merasakan ada sedikit perubahan meski hanya perubahan kecil. Beberapa dari masyarakat Gampong Wisata Lubuk Sukon sadar dengan perubahan identitas Gampong sehingga mereka membuka kios-kios sebagai usaha mereka agar wisatawan yang datang pun bisa mampir sambil berbaur dengan masyarakat Gampong. Namun itu hanya dilakukan oleh beberapa orang, artinya secara ekonomi tidak ada perubahan yang signifikanKata Kunci : perubahan sosial, ekonomi, Gampong Wisata
Copyrights © 2019