Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Vol 2, No 8 (2004)

APRESIASI FILM

Fariastuti, Ida (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2004

Abstract

Apresiasi seni berarti penghargaan terhadap kehadiran sebuah karya seni. Apresiasi dibedakan dengan kritik seni. Kritik seni bertolak dari apresiasi, tetapi pada prinsipnya kritik seni menelaah suatu karya seni secara menyeluruh dan mendalam Suatu tinggi rendahnyaapresiasi tegantung dengan pemyataan suka dan tidak suka atau menerik dan tidak menarik yang muncul dalam apresiasi, kemudian  akan dirumuskan dengan tegas danje/as beserta alasan-alasannya. Kritik seni selalu slap dengan perangkat-perangkat teori untuk rnelakukan suatu sorotan kritik. Perangkat teori menyebabkan kritik seni memiliki  aliran-aliran kritik. Kritik seni dilakukan oleh kritikus seni, yaitu para profesional yang menekuni bidang kritik seni. Kritikus memuat kritikannya di koran-koran, majalah-majalah, atau menulis   telaah-telaah seni dalam   bentuk buku. Semakin profesional seorang kritikus semakin terbuka  kemungkinan  ia menjadi  kritikus yang berwibawa. Kritikus yang  suaranya didengar  oleh para seniman maupun masyarakat luas  Apresiasi akan  dilakukan  oleh orang terlebih dahulu ingin mengenal bagaimana sebuah karya seni   diwujudkan baru kemudian memberikan penghargaan. Jadi  aparesiasi   seni merupakan  langkah awal menuju kritik seni.

Copyrights © 2004






Journal Info

Abbrev

wacana

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Wacana, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi merupakan wujud karya ilmiah tentang kajian ilmu komunikasi yang melingkupi hasil penelitian dengan tema atau topik yang dibahasa dalam jurnal Wacana meliputi kajian ilmu komunikasi baik Komunikasi Politik atau pun Komunikasi Lintas Budaya; Strategic ...