Pasar tradisional mempunyai peranan yang sangat strategis dalam peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja. Namun, saat ini daya saing, keberadaan dan peran pasar tradisional mengalami penurunan seiring dengan pesatnya perkembangan toko modern. Permasalahan yang diteliti adalah revitalisasi pasar tradisional di Pasar Sarijadi Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan revitalisasi pasar tradisional, kendala dan upaya dalam kebijakan revitalisasi pasar tradisional. Penelitian ini menggunakan teori Merilee S. Grindle, bahwa keberhasilan implementasi kebijakan publik dipengaruhi oleh dua variabel yang fundamental, yakni isi kebijakan (content of policy) dan konteks implementasi (context of implementation). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen dengan teknik pengambilan sampel purposif. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif, dimana komponen reduksi data dan penyajian data dilakukan secara bersamaan, selanjutnya komponen tersebut berinteraksi untuk ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kebijakan pembangunan dan pengelolaan sarana perdagangan yang belum sesuai.Kata kunci: Kota Bandung, Implementasi Kebijakan, Pasar Tradisional, Revitalisasi.
Copyrights © 2020