Persaingan dalam dunia bisnis membuat setiap perusahaan semakin meningkatkan kinerja agar tujuannya dapat tetap tercapai. Salah satu tujuan adalah untuk memaksimumkan kemakmuran pemegang saham melalui nilai perusahaan. Dalam rangka meningkatkan nilai perusahaan membutuhkan adanya keputusan keuangan yang tepat dalam memaksimalkan keuntungan pemegang saham yaitu diantaranya dengan cara menentukan struktur modal yang tepat. Selain keputusan struktur modal, profitabilitas merupakan aspek lain dalam memaksimalkan nilai perusahaan, sehingga perusahaan haruslah berada dalam kondisi yang menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal dan profitabilitas secara parsial dan secara simultan terhadap nilai perusahaan agriculture. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan agriculture yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 8 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah verifikatif dengan metode penelitian explanatory survey. Data diuji menggunakan SPSS dengan metode regresi berganda dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa secara parsial (uji t) struktur modal yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh terhadap nilai perusahaan, profitabilitas yang diukur dengan Return On Asset (ROA) berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil uji secara simultan (uji F) struktur modal yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan profitabilitas yang diukur dengan Return On Asset (ROA) berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Nilai koefisien determinasi (R2) adalah sebesar 0,678, hasil ini menunjukan bahwa variasi dari Nilai perusahaan dengan ukuran Price to Book Value (PBV) dapat diterangkan oleh Debt to Equity Ratio (DER) dan Return On Asset (ROA) sebesar 0,687 atau sebesar 68,7% sedangkan sisanya 0,322 atau 32,2% diterangkan oleh variabel lain diluar dari penelitian ini.
Copyrights © 2019