Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih jauh dari target nasional, sebaliknya di wilayah  Puskesmas Rajabasa telah memiliki keberhasilan di atas target nasional pemberian ASI Eksklusif. Tujuan penelitian adalah menganalisis praktik pemberian ASI pada bayi 0 – 4 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rajabasa Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif: Rapid Assessment Procedure dengan sampel ibu menyusui yang memberikan ASI saja pada bayi 0 – 4 bulan dan pengelola program gizi. Metode pengumpulan data melalui FGD, wawancara mendalam, dan observasi. Analisis data menggunakan contents analysis untuk memperoleh informasi mendalam terkaitASI.Hasil penelitian praktik pemberian ASI menunjukkan sebagian besar ibu menyusui menggunakan kedua payudara, teknik menyusui sudah baik, dan memerah ASI saat berjauhan dengan bayi serta seluruh ibu tidak merasakan nyeri setelah menyusui.Selain itu, diketahui seluruh ibu tampak rileks dan nyaman serta terlihat bonding antara ibu dan bayi saat kegiatan menyusui. Sebagian besar kondisi payudara ibu sehat, puting tidak luka, dan lentur.Sebagian besar ibu mendapat pengaruh positif, dukungan, dan berbagi informasi terkait menyusui dengan suami, orangtua, dan tetangga. Dengan demikian, adanya kelompok pendukung ASI (KP-ASI) dan kegiatan monitoring evaluasi per 6 bulan diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan praktik pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Rajabasa Indah.
Copyrights © 2019