Latar belakang : Hipertensi telah menjadi masalah utama dalam kesehatan dunia. Indonesia termasuk dalam lima besar negara dengan jumlah lanjut usia terbanyak di dunia, pada tahun 2014, jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia sebanyak 18,781 juta jiwa dan diperkirakan pada tahun 2025 jumlahnya akan mencapai 36 juta jiwa dan hipertensi juga menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Prevalensi hipertensi pada penduduk usia >18 tahun mengalami peningkatan dari tahun 2013 sebanyak 25.8% menjadi 34.1% dari jumlah penduduk Indonesia. (Riskesdas, 2018). Masih jarangnya disedikan waktu khusus untuk kegiatan promosi atau penyuluhan kesehtan di psoyandu lansia sehinnga lansia masih kurang mendapat informasi tentang pentingnya upaya pencegahan penyakit hipertensi dan seringnya masyarakat mengkonsumsi olahan makanan yang kadar garamnya tinggi seperti ikan asin, mengakibatkan banyaknya penderit hipertensi di desa Kedemangan. Tujuan : Untuk mengidentifikasi gambaran tekanan darah pada lansia hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kademangan Desa Kademangan, Kecmatan Cianjur. Metode : Deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dilakukan pada bualan Februari. Teknik sampling : Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pengukuran tekanan darah, stetoskop, dan Sfigmomanometer atau Tensimeter. Hasil : Gambaran tekanan darah pada lansia hipertensi hampir seluruh dari responden mengalami hipertensi sedang sebanyak 338 responden atau (96%), sangat sedikit dari responden mengalami hipertensi ringan sebnyak 9 atau (2,6%) dan sangat sedikit dari responden mengalami hipertensi beratsebnayak 5 atau (1,4%) lansia. Saran : Untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan bagi lansia dan membangun posbindu untuk meningkatkan pelayanan khusus untuk lansia dan mengadakan penyuluhan tentang pencegahan penyakit hipertensi.
Copyrights © 2020