Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
Vol 14, No 2 (2019): DESEMBER 2019

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEMAMPUAN PENGOLAH IKAN TRADISIONAL DI KABUPATEN CIREBON

Anna Fatchiya (Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Bogor)
Siti Amanah (Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Bogor)
Tatie Sadewo (Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Bogor)



Article Info

Publish Date
10 Dec 2019

Abstract

Pengembangan usaha pengolahan ikan tradisional dapat dilakukan dengan mengembangkan kemampuan pengolah ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi tingkat kemampuan pengolah ikan tradisional di Kabupaten Cirebon dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinyanya. Penelitian dilakukan secara survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Sampel penelitian ini adalah 80 orang pengolah ikan dari tiga kecamatan yaitu Kecamatan Gunungjati, Suranenggala dan Jamblang. Data dikumpulkan pada bulan Maret hingga April 2018. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) ver 24 dan diuji dengan Partial Least Square (PLS) 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan pengolah ikan di Kabupaten Cirebon berada pada kategori rendah baik pada aspek teknis maupun manajerial. Aspek teknis yang rendah yaitu pada proses pengolahan, pengemasan, penyimpanan, perizinan dan penanganan limbah usaha. Sedangkan aspek manajerial yang rendah yaitu pada kemampuan mengakses modal, mengakses pasar dan kemampuan bermitra. Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pengolah ikan di Kabupaten Cirebon berasal dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang memengaruhi yaitu tingkat pendidikan formal dan jumlah pelatihan yang diikuti oleh pengolah ikan, sedangkan faktor eksternal yang memengaruhi yaitu tingkatan peran penyuluh perikanan dan ketersediaan bahan baku. Title: Factors Affecting Capacity of Fish Processor in Cirebon District Improving fish processor capacity is one of way out to develop traditional fish processing. This research aims to identify the level capacity of traditional fish processing in Cirebon District and to analyze its influencing factors. This research used questionnaire survey to 80 samples of respondents in three sub-district: Gunungjati, Suranenggala and Jamblang  Data were collected from March to April 2018, and were analyzed using descriptive Statistical Product and Service Solution (SPSS) ver 24 and tested with Partial Least Square (PLS) 3. The results showed that capacity level of fish in Cirebon District lies in low category both upon managerial and technical aspects. The low level of technical aspects were  processing, packaging, storage, licensing and waste handling. While the low level of managerial ability were access to capital, access to market, and ability of partnership. Factors influencing fish processor capacity in Cirebon District come from internal and external factors. The internal factors are education level and number of training undertaken by the fish processor, while the external factors are the role of fisheries counselors and availability of raw materials. 

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

sosek

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, dengan tujuan menyebarluaskan hasil karya tulis ilmiah di bidang Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Artikel-artikel yang dimuat diharapkan dapat ...