Pengunaan biodiesel sangat penting untuk mengurangi konsumsi bahan bakar fosil baik di bidang transportasi maupun industri. Penambahan nanopartikel pada bahan bakar cair untuk peningkatan karakteristik pembakaran telah lama diminati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan nanopartikel bentonit pada karakteristik pembakaran biodiesel kelapa sawit. Partikel nano tersebut ditambahkan dalam berbagai komposisi pada biodiesel yaitu 0% (B0), 10% (B10), 20% (B20) dan 30% (B30). Pena insulin digunakan untuk membuat droplet dengan ukuran diameter 1 mm. Selanjutnya proses pembakaran droplet direkam menggunakan kamera pada kondisi atmosfer. Bahan bakar diteteskan pada thermocouple junction dan dinyalakan menggunakan butan pada cylindrical burner. Properti seperti ignition delay, burning rate dan temperatur nyala droplet diukur setelah pemrosesan gambar yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan nilai igniton delay, temperatur nyala api dan burning rate mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya persentase penambahan bentonit dan yang tertinggi terjadi pada B30. Nilai temperatur maksimum nyala api tertinggi sebesar 663,299oC, nilai ignition delay tertinggi sebesar 0,51 detik dan nilai burning rate tertinggi sebesar 2,63 mm2/s.
Copyrights © 2019