Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan keanekaragaman praktik fraud dan mengungkapkan makna hakikat akuntansi akuntabilitas tauhid sosial serta menawarkan solusi dalam mencegah dan memutuskan rantai fraud di Indonesia. Hasil analisis hermeneutika gadamerian menunjukkan bahwa keanekaragaman ?konstribusi? profesi akuntan dalam merakit bahtera fraud meliputi; akuntan manajemen, akuntan pendidik, akuntan pemerintah dan akuntan publik. Fenomena fraud bagaikan pisau yang memutilasi hasil dan perasaan jiwa yang beriman. Oleh karena itu, hanya dengan akuntabilitas tauhid sosial rantai fraud dapat diputuskan bahkan dihentikan sebagaimana pada masa Khalifah Umar Bin Abdul Azis. Akhirnya masyarakat madani dalam suasana baldatun thayibatun wa robbun ghafur akan segera terwujud.
Copyrights © 2020