Gedung perkantoran X di Jakarta dalam mengolah air limbah telah memiliki sarana pengolahan air limbah berupa IPAL dengan menggunakan teknologi lumpur aktif dan proses biofilter serta penambahan disinfektan untuk membunuh mikroorganisme. Seiring berjalannya waktu kondisi operasional IPAL kurang optimal dan sudah tidak berfungsi dengan baik sehingga air olahan IPAL tidak memenuhi baku mutu air limbah domestik sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap IPAL yang ada. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan evaluasi kinerja dari IPAL Gedung Perkantoran X. Dari hasil survei dilapangan menunjukan bahwa beberapa unit operasi IPAL seperti airlive, scum skemer dan media tumbuh mikroorganisme pengurai polutan (sarang tawon) tidak berfungsi dengan baik. Hal ini disebabkan karena media tersebut tersumbat oleh lumpur sehingga sistem tidak beroperasi dengan baik. Berdasarkan hasil analisa dilaboratorium nilai BOD, COD dan jumlah total coliform masih diatas baku mutu air limbah domestik yaitu berturut-turut sebesar 35 mg/L, 103,5 mg/L dan 3 x 107 Jumlah/100 ml Kata Kunci : Limbah domestik, lumpur aktif, biofilter
Copyrights © 2019